SABDA Live
/ Acara / AITalks / AITalks: AI for GOOD?

Slide Presentasi

AITalks

AITalks: AI for GOOD?

30 Jun 2025

Seminar ini menegaskan bahwa pertanyaan terpenting tentang AI bukan hanya apa yang bisa dilakukan teknologi, tetapi untuk siapa, demi apa, dan apakah gereja akan kembali hadir bagi kebaikan dunia.

Seminar ini menawarkan pembacaan yang tajam, reflektif, dan menantang tentang "AI for Good" dari perspektif Kristen. Alih-alih berhenti pada rasa takut terhadap bahaya AI, pembicara mengajak audiens untuk menanyakan arah moral teknologi: apakah AI dipakai hanya untuk profit, power, prestige, politik, dan kemenangan kelompok, atau sungguh diarahkan bagi kesejahteraan manusia dan dunia? Dengan merujuk pada warisan historis kekristenan dalam pelayanan sosial, pendidikan, kesehatan, keadilan, dan pembelaan terhadap kelompok rentan, seminar ini mempertanyakan apakah gereja masa kini masih memiliki keberanian publik yang sama. Pembicara juga menempatkan isu ini dalam konteks global melalui gerakan AI for Good yang melibatkan United Nations dan berbagai aktor internasional. Hasilnya adalah sebuah ajakan yang jelas: Christians should not be absent from one of the defining moral conversations of our time. AI for Good harus dipahami sebagai panggilan etis, sosial, dan spiritual untuk melayani sesama, merawat ciptaan, dan menghadirkan dampak nyata di tengah masyarakat.

Materi ini menjelaskan bahwa AI for Good bukan sekadar slogan optimistis, melainkan kerangka moral untuk mengarahkan AI kepada kesejahteraan manusia, keadilan sosial, sustainability, dan solusi masalah global. Pembicara mengkritik gereja yang terlalu eksklusif dan mendorong orang Kristen untuk kembali hadir sebagai pelayan publik yang aktif di era AI.

  • Fear must lead to responsibility, not paralysis

    Pembicara mengakui dark side AI, tetapi menolak berhenti pada ketakutan. Risiko harus mendorong keterlibatan yang lebih bertanggung jawab.

  • Christian witness is public, not private only

    Panggilan iman tidak boleh terbatas pada kebutuhan internal komunitas; gereja dipanggil memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

  • History can correct present complacency

    Dengan mengingat rumah sakit, sekolah, dan perjuangan keadilan yang lahir dari kekristenan, pembicara menantang gereja untuk kembali setia pada warisan tersebut.

  • Not every useful AI is morally good AI

    AI yang efektif untuk bisnis, politik, atau perang belum tentu baik secara moral. "Good" perlu diuji, bukan diasumsikan.

  • AI for Good requires a broader horizon

    Orientasi kebaikan harus melampaui manfaat pribadi menuju humanity, social needs, dan planetary concerns.

  • Christians need a grounded moral basis for technology

    Pembicara mulai membedakan bahwa pendekatan sekuler dan Kristen dapat sama-sama peduli pada kebaikan, tetapi berdiri di atas dasar moral yang berbeda.

  • Apa akibatnya jika gereja tetap bersikap eksklusif di tengah perkembangan AI yang berdampak luas pada masyarakat?
  • Bagaimana sejarah pelayanan sosial kekristenan dapat menjadi model bagi respons gereja terhadap AI saat ini?
  • Menurut Anda, apa perbedaan antara AI yang bermanfaat secara praktis dan AI yang sungguh baik secara moral?
  • Bidang sosial, humanitarian, atau environmental mana yang paling mendesak untuk direspons melalui AI di konteks kita?
  • Di mana letak kesamaan dan perbedaan antara motivasi sekuler dan motivasi Kristen dalam memperjuangkan AI for Good?

  • Apakah saya selama ini memakai AI terutama untuk keuntungan diri sendiri?
  • Di area mana saya atau komunitas saya sudah menjadi terlalu eksklusif dan kurang berguna bagi masyarakat?
  • Jika sejarah kekristenan dikenal karena pelayanan bagi yang rentan, bagaimana itu seharusnya terlihat dalam respons saya terhadap AI?
  • Saat saya menyebut sesuatu itu "baik", standar moral apa yang sebenarnya saya pakai?
  • Bagaimana saya bisa ikut mengambil bagian dalam AI for humanity atau creation care, meski bukan seorang teknolog?

AI adalah bagian dari mandat budaya yang Tuhan perintahkan dalam Kejadian 1:28. Apakah orang Kristen hanya perlu memperjuangkan AI untuk Tuhan, atau perlukah juga memperjuangkan AI untuk dipakai bagi kebaikan seluruh umat manusia?

Lihat lebih banyak →

Tergerak Mendukung Pelayanan Kami?

Seluruh layanan SABDA Live tersedia gratis. Dukungan persembahan kasih Anda membantu operasional tim teknis dan distribusi Alkitab digital ke seluruh pelosok Indonesia.

berhasil disalin!

Kontak Kami

Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Kotak Pos 25/SLONS
Surakarta 57135 - Jawa Tengah

live@sabda.org

082133133315

Kontak YLSA

Ikuti Kami

Aplikasi SABDA